Tuesday, 9 November 2010

117

(Disalin dari MemoPad BlackBerry Curve 8900 Javelin milik saya)

117 - 8 Nov 2010

Mendung, beruntung, dan bingung. Itulah ketiga kata yang dapat menggambarkan keadaan saya saat di sore hari ini. Saya bersama teman-teman kantor sedang mengunjungi salah satu gerai mini market yang sedang mewabah belakangan ini, sebut saja namanya 117.

Cuaca MENDUNG di hari Senin ini seolah-olah alam ingin bercerita jika negara ini sedag berkabung dengan segala bencana yang menimpa (Mentawai, Wasior, dan Merapi). Saya tidak bisa banyak membantu, tapi mudah-mudahan bantuan yang saya berikan bisa memberikan sedikit senyuman untuk saudara-saudara saya di luar sana yang tertimpa bencana.

BERUNTUNG, saya masih bisa hidup sampai sore hari ini dengan segala 'kemewahan' dan 'kelebihan' yang saya miliki, termasuk di dalamnya keluarga yang mencintai saya, 'dia', dan berkat yang saya nantikan selama ini. O what is man, that You are mindful of him? Terima kasih untuk segalanya Tuhan maha pencipta, buat kami agar selalu bersyukur dan berpasrah kepada-Mu, karena hanya di dalam kuasa-Mu lah hidup kami berada.

BINGUNG, saat ini ada dua keputusan yang harus saya ambil. Pertama, menghadap bos untuk membicarakan masa depan, dan kedua untuk memilih tempat tujuan selanjutnya dari dua opsi yang tersedia. Hidup memang penuh dengan pilihan, seluas, seberat, sepenting apapun itu pasti akan berujung ya atau tidak, 1 atau 0, kiri atau kanan, maju atau mundur, dan sebagainya. Mungkin ini salah satu fase yang harus saya lewati untuk menjadi pribadi yang lebih matang dan lebih baik dari yang kemarin. semoga saya memiliki kekuatan untuk menjalankan semua ini.

Cheers.

November

Will it be a sweet November or a November rain?

-cheers-

Wednesday, 27 October 2010

For How Much Longer?

Hari ini, Rabu 27 Oktober 2010, rasanya saya malas sekali pergi ke kantor. Mengingat kejadian macet total dimana-mana hari Senin kemarin. Selain itu entah kenapa rasanya beberap hari terakhir ini saya sedang teringat dengan mantan, sungguh nyesek rasanya kalau mengingat tentang hal yang satu itu. Butuh waktu berapa lama ya untuk melupakan semua itu? Hikmah sudah diambil, tapi kok masih aja ya? Mudah-mudahan ini hanya temporer deh.

have a wonderful day.

cheers

Tuesday, 5 October 2010

Cloudy Morning

Salamat pagi kawan2,

Agak aneh ya cuaca Jakarta belakangan ini? Panas di pagi hari dan hujan badai di siang-sore. Untuk hari ini sepertinya ibukota Indonesia mengalami winter. Berawan dan gerimis, seperti di luar negeri saja. hahahahaa. Walaupun rasanya berat unuk meninggalkan tempat tidur tapi saya memutuskan untuk tetap berangkat ke kantor. Ayo semangat kawan2, jangan biarkan mendung di pagi ini mengacaukan segala aktivitas kita hari ini. Semangat dan berikan senyum Anda kepada setiap orang yang Anda temui. See what the world become when you start to spread joy!

Have a blast Tuesday!

-cheers-

Friday, 1 October 2010

October

Welcome October!

Is it going to be a blue october or an october blues? sing it baby. I'm ready.
btw whats with this rain on this friday night?
happy weekend guys, have a blast one.


-cheers-

Monday, 27 September 2010

Poetic Monday Greet

Good morning lads! ready for you Monday?
I just created a game called #poeticmondaygreet on twitter. Its easy, all you have to do is just create a Monday greet in a very poetic way. Time to wake the Clement Clarke Moore inside of you.

Twas Monday in the month of September,
the sun greet like it forgotten its ember.
As I strive the privy beforehand,
await in the gate is where I am stand.
Whilst footing in ravenous I was thinking,
a morning herald I shouldest tweeting.


see, not that hard, why dont you give it a try. :-)

-cheers-

Friday, 10 September 2010

Selamat Lebaran

Selamat Hari Raya Idul Fitri bagi yang merayakan. Mohon maaf lahir batin ya.

-cheers-

Tuesday, 7 September 2010

Belajar Mengenai Hidup

“Saat ini saya sedang belajar mengenai hidup,” itulah kalimat yang keluar dari salah seorang vokalis wanita grup musik kenamaan pada sebuah acara reality show berbau religi yang semarak tayang di layar kaca pada bulan suci ini. Ia mengadakan perjalanan ke daerah terpencil untuk tinggal bersama keluarga yang berkekurangan untuk belajar hidup. Tidak salah sih, tapi apa perlu ya sampai menjelajah daerah begitu? Sebenarnya mau mengekspos si artis yang trbiasa hidup berkecukupan, daerah yang dituju, atau masih banyaknya keluarga yang hidup di bawah garis kemiskinan sih? Apapun jawabannya saya mendukung. Karena secara tidak langsung akan mempertajam kepekaan kita.

Menurut hemat saya, hidup itu bisa dipelajari dimana saja dan kapan saja. Cukup dengan lebih peka terhadap lingkungan dan sesama, maka dengan mudah Anda akan melihat banyaknya pelajaran yang diberikan Tuhan untuk Anda. Ayo belajar untuk lebih peka.

-cheers-

Tuesday, 31 August 2010

There's Always A Room For A Cup of Coffee

Sebuah renungan singkat namun sangat dalam. Always save room for a coffee break with your friends. Terima kasih untuk Bro Judha dari KLI (saya pinjem ya ceritanya). :-)


"Manakala hidupmu tampak susah untuk dijalani ... manakala 24 jam sehari terasa
masih kurang ... ingatlah akan toples mayones dan dua cangkir kopi.

Seorang professor berdiri di depan kelas filsafat... tanpa mengucapkan sepatah
kata, dia mengambil toples kosong mayones yang besar dan mulai mengisi dengan
bola-bola golf. Lalu dia bertanya pada muridnya, apakah toples itu sudah penuh.
Mereka setuju. Kemudian dia mengambil sekotak batu koral dan menuangkannya ke
dalam toples. Dia mengguncang dengan ringan. Batu-batu koral masuk, mengisi
tempat yang kosong di antara bola-bola golf. Dia kembali bertanya, apakah toples
itu sudah penuh. Mereka mengangguk. Selanjutnya profesor mengambil sekotak pasir
dan menebarkan ke dalam toples ... Tentu saja pasir itu menutup segala
sesuatunya. Toples terlihat sdh penuh. Profesor kemudian menuangkan dua cangkir
kopi ke dalam toples, dan kopi tsb mengisi ruangan kosong di antara pasir. Para
murid tertawa ....

"Pahami, bahwa toples ini mewakili kehidupanmu. "Bola-bola golf adalah hal-hal
yg penting spt Tuhan, keluarga, anak-anak, kesehatan, dan para sahabat. Jika
semua hilang dan hanya tinggal mereka, maka hidupmu masih tetap penuh. Batu-batu
koral adalah pekerjaan, rumah dan mobil. Sedangkan pasir adalah hal-hal
lainnya yang sepele. Jika kalian pertama kali memasukkan pasir ke dalam toples,
maka tidak akan tersisa ruangan untuk batu-batu koral ataupun bola-bola golf..
Kalian akan menghabiskan energi untuk hal-hal yang sepele. Jadi ...Beri
perhatian untuk hal-hal yang kritis. Bermainlah dengan anak-anakmu. Luangkan
waktu untuk check up kesehatan. Berikan perhatian terlebih dahulu pada
'bola-bola golf'. Salah satu murid bertanya, "Kopi mewakili apa?" Profesor: "Itu
untuk menunjukkan bahwa sekalipun hidupmu tampak begitu penuh, masih tersedia
tempat untuk secangkir kopi bersama sahabat..."

Semoga bermanfaat.

-cheers-

cc:thefastidouseditors

Friday, 27 August 2010

Friday - 4 PM

The unfriendly weather will make the traffic become more unfriendly. And the more unfriendly the traffic is, the more unfriendly the drivers will be. The more unfriendly the drivers are, the more unfriendly emotions grew on me. The more unfriendly emotions grew on me, the more unfriendly I will be.

okay, I might as well as go to sleep right now, and see how unfriendly things become later on.


-cheers-