Thursday, 15 June 2017

RIP Lady the dog

I never expect that this day would come....

This is for you Lady...

Thank you for being there for us, we will miss you.

#RIP #Ladythedog



Rainbow Bridge

Just this side of heaven is a place called Rainbow Bridge.
When an animal dies that has been especially close to someone here, that pet
goes to Rainbow Bridge. There are meadows and hills for all of our special friends so they can run and
play together. There is plenty of food, water and sunshine, and our friends are warm and
comfortable.

All the animals who had been ill and old are restored to health and vigor; those
who were hurt or maimed are made whole and strong again, just as we remember
them in our dreams of days and times gone by.
The animals are happy and content, except for one small thing; they each miss
someone very special to them, who had to be left behind.

They all run and play together, but the day comes when one suddenly stops and
looks into the distance. His bright eyes are intent; His eager body quivers.
Suddenly he begins to run from the group, flying over the green grass, his legs
carrying him faster and faster.

You have been spotted, and when you and your special friend finally meet, you
cling together in joyous reunion, never to be parted again. The happy kisses
rain upon your face; your hands again caress the beloved head, and you look once
more into the trusting eyes of your pet, so long gone from your life but never
absent from your heart.

Then you cross Rainbow Bridge together....

(anonymous) 

Tuesday, 3 January 2017

The 2017

Hallo,

Sepertinya sudah lama sekali saya tidak menulis blog dengan Bahasa Indonesia ya. :-) Yak, cukup dulu dengan bahasa Inggrisnya ya, saatnya mengasah kembali kemampuan bercerita dengan bahasa ibu.

Jadi di hari ketiga tahun 2017 ini saya ingin berbagi "catatan saya" untuk Anda semua. Catatan tentang apa yang bagaimana saya melihat tahun 2016 kemarin dan apa saja yang harus saya lakukan di tahun 2017 ini.

Saya akan mulai dengan sebuah dari salah satu ucapan yang saya terima ketika momen pergantian tahun kemarin, yang menyebutkan "Life is about choices and decision we make". Hidup kita adalah semua pilihan dan keputusan yang kita pilih/ambil/perbuat. Ketika membaca ucapan ini langsung terbenak di pikiran saya sosok Craig Sager. Sedikit informasi, Craig Sager adalah seorang reporter olahraga (bola basket) asal Amerika Serikat yang belum lama ini meninggal setelah "kalah" dalam pertarungan melawan penyakit kanker. Ia memenangkan penghargaan Jimmy V tahun 2016 kemarin atas kegigihannya melawan kanker. Dalam pidato penerimaan penghargaan tersebut Sager menyebutkan jika "Time is simply how you live you life - waktu adalah caramu menghabiskan hidupmu."

Kedua ucapan ini seolah-olah saling melengkapi dan saya menanggapinya dengan dugaan, mungkin ini adalah "modus" Sang Pencipta yang berusaha untuk menyampaikan sesuatu ke hambanya yang kadang suka telmi ini. Saya melihat ini seperti sebuah jawaban untuk doa yang meminta di malam pergantian tahun, yaitu agar tahun 2017 menjadi tahun yang lebih baik terutama bagi saya pribadi.

Hidup ini adalah kumpulan dari pilihan dan keputusan yang kita buat, dan apa yang sudah kita putuskan maka kita akan menjalaninya dari waktu-waktu sampai pada akhirnya kita membuat sebuah keputusan baru.   

Hingga saat pergantian tahun kemarin saya terus merasa kecewa dengan tahun 2016. Kenapa? Saya merasa karir saya mandek, rejeki sepertinya seret banget, banyak publik figur yang meninggal (walaupun tidak ada hubungan langsung dengan saya, tapi rasa sedihnya tetep kena *emangbaperansihorangnya*), kerabat meninggal, hanya bisa menyelesaikan 1 buku, dari 366 hari (tahun kabisat) hanya mampu mengunjungi 2 destinasi wisata lokal, dan lain-lain. Apakah sebegitu parahnya 2016 saya, bukankah masih banyak orang menderita dibanding saya? Tidak juga, saya hanya melihat kegagalan ini murni hanya dari kacamata saya. Sebenranya jika ditelusuri akan lebih banyak hal yang saya syukuri di tahun 2016 ini, namun apalah daya saya hanyalah seorang manusia. mahluk yang ditakdirkan untuk  lebih banyak ngeluhnya ketimbang bersyukur. Itulah mengapa saya beranggapan mengapa 2016 bukan tahun yang baik untuk saya pribadi.

Tapi setelah membaca 2 kalimat tersebut, saya seakan ditampar dan diingatkan jika semua kejadian yang menurut saya membawa sial/negatif/buruk pada tahun 2016 kemarin sebenarnya adalah karena ulah saya sendiri. Karena saya yang mengambil keputusan untuk tidak mau meyudahi momen-momen kesedihan dan keputusasaan tetapi malah membiarkan momen-momen tersebut merajai 2016 saya.

Hal ini membuat saya berpikir di hari kedua tahun 2017, saya harus lebih jeli lagi dalam mengambil keputusan di 2017. Karena saya tahu perjalanan saya menuju impian/kebahagian saya masih panjang, dan akan lebih baik jika saya memilih keputusan-keputusan yang akan membuat waktu di perjalanan saya menuju impian/kebahagian saya menjadi sesuatu yang menyenangkan.

Menulisnya sih sederhana ya, tapi seperti biasa, menjalaninya akan butuh kekuatan yang sangat besar. Untuk itu saya hanya bisa berdoa:

Sang Khalik, berikanlah hamba Mu ini kebijakan dan kekuatan dalam mengambil keputusan dan menjalankan hari-hari di tahun 2017 ini. Bimbinglah hamba Mu beserta kerabat dan keluarganya, semoga di tahun 2017 ini dapat menjadi tahun berkah bagi semuanya. Tuntunlah kami selelalu di dalam jalan Mu dan lindungi kami dari segala cobaan dan bahaya. Amin.

-2017 editor-

Sunday, 30 October 2016

Time

Sometimes I wonder what it feels like to have control of time.

You can rewind and re-live all the your precious moments, skip and move forward all of the bad and boring ones, and the best one is to pause or play it in slow-motion when you are having the "time of your life".

Unfortunately that's not how things work. Wake up, live your life. Make every moments count. No matter how hard you try, you can never return time, even just for one second. So, make every second matters!

Saturday, 31 October 2015

short prayer

When you are down and feeling devastated, just take a break and say this prayer

"Dear Lord, if today I loose my hope, please remind me that Your plans are better than my dream."

Happy weekend.


Saturday, 23 May 2015

Coincidence

Coincidence.

A natural phenomenon? Or a script well-planned and well-executed?

Do you believe that your existence in this world is just something out of the ordinary?

Or do you believe that your existence is for a certain purpose?

Something to think about over the weekend.

Have a great weekend folks!

Friday, 7 November 2014

Saturday, 17 May 2014

Mascagni



Hail Mary, full of grace, The Lord is with thee
Blessed are thou amongst women,
and blessed are the fruit of thy womb, Jesus
Holy Mary mother of God,
pray for us sinners,
now and at the hour of our death

Saturday, 10 May 2014

The Real MVP

Kevin Durant's 2014 MVP speech is arguably one of the best NBA acceptance speech ever. The way he addressed his teammates, community and foremost his mother, is truly touching.

That's what real superstars would do. You can't and won't get BIG without the help of others, so value your neighbour, for no matter how small their contribution is, they still contribute to your success.

Remember this, superstars are those who remembers and values their roots.


Saturday, 10 August 2013

Who would you pick?

Good afternoon good people of the world.

On this cloudy Saturday afternoon, a totally random question just popped into my mind.

"Would you rather have your eulogy or your life story be read or narrate by Samuel L. Jackson or Morgan Freeman? And why?"

Personally, should I ever received or honoured by a certain reward or achievement, I would love for Morgan Freeman to read the short biography of me. His deep tone, his voice characteristic, I bet the inauguration would be one hell of an event. Besides, who would you rather have reading your life story other than the man who played God himself? I'm sorry Charlton Heston, I know you split the Red Sea, but you couldn't do it without the help of the almighty. :-p

For the eulogy, I prefer Samuel L. Jackson. Reading and or listening to eulogy has never been a pleasure. It always bring tears, no matter how funny you try to write it. I want people who attend my funeral to be remind. Remind of what? Life goes on, I'm in a better place now, stop crying over me, do something great, do something amazing, don't waste your time in sorrow. Imagine Samuel L. Jackson reading my eulogy and suddenly with all the swear words scold the grievers. Hah! That would hilarious. "I dare you to cry, mother f*cker! I double dare you!" :-p

It's just a random thought. Please don't take it seriously. I'm happy and grateful with my life at the moment, I just adored the talent of these 2 actors.

Enjoy your weekend happy people :-)


Sunday, 30 June 2013

A World without Me

I'm trying not to sound like a little teenage drama queen, but do you ever wonder what would it be like to see or to live in a world without you in it? Ever wonder who's going to miss you or who's going to wish that they had someone like you in their live?

Just a random thought.